Setiap Rabu pertama di bulan Oktober, diperingati Hari Cerebral Palsy Sedunia (World CP Day). Peringatan Hari Cerebral Palsy Sedunia ini adalah sebuah gerakan dari penyandang Cerebral Palsy dan keluarga dan juga berbagai organisasi yang mendukung di lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia.
Visi dari gerakan ini adalah untuk memastikan dan memperlihatkan bahwa anak dan remaja/dewasa penyandang Cerebral Palsy memiliki hak, akses dan kesempatan yang sama seperti masyarakat pada umumnya dalam melangsungkan kehidupan sehari – hari. Dalam pergerakannya melibatkan semua anggota dimulai dari keluarga, pengasuh serta penyandang Cerebal Palsy tersebut.
Oleh karena itu, Wahana Keluarga Cerebral Palsy (WKCP) sebagai Komunitas yang terdiri dari orang tua yang memiliki anak penyandang Cerebral Palsy, penyandang Cerebral Palsy dan berbagai stakeholder yang peduli dengan Cerebral Palsy, akan memeriahkan peringatan Hari Cerebral Palsy Sedunia ini.
Salah satu tema yang diangkat dalam gerakan Peringatan Hari Cerebral Palsy Sedunia ini adalah Peningkatan Kualitas Hidup bagi penyandang Cerebal Palsy. Ini menjelaskan bagaimana membantu orang untuk berkembang secara luas dan mandiri agar menemukan kenikmatan dan kepuasan dalam hidup yang dimiliki setiap indvidunya serta untuk meraih kesempatan yang lebih baik kembali.
Peningkatan Kualitas Hidup bagi penyandang Cerebral Palsy tentu saja tidak hanya berkaitan dengan akses pada bidang kesehatan, terapi, namun juga dibidang sosial. Dari ketiga hal tersebut merupakan bagian yang sangat penting dalam membantu penyandang Cerebral Palsy untuk menigkatkan kualitas hidup.
Namun Cerebral Palsy bukan hanya realitas yang berakibat pada penyandang Cerebral Palsy saja, namun juga bagi keluarga dan pengasuh. Akses terhadap peralatan ataupun keperluan hidup sehari-hari masih mengalami hambatan. Akses untuk mendapatkan informasi dalam jangkauan yang luas, misalnya pekerjaan yang aksesibel untuk penyandang Cerebral Palsy pun masih sangat terhambat. Oleh karena itu diperlukan akses untuk mendukung hal tersebut, agar penyandang Cerebral Palsy, keluarga dan masyarakat saling mendukung sehingga penyandang Cerebral Palsy bisa memperoleh peningkatan kualitas hidup baik dibidang sosial, ekonomi, pendidikan maupun kehidupan pribadi.
Oleh karena itu, pemahaman tentang berbagai faktor yang dapat membantu penyandang Cerebral Palsy sangatlah penting. Salah satunya adalah pemahaman tentang Peran Bedah Orthopedi untuk Kasus Cerebral Palsy. Tema itulah yang akan dibicarakan di Peringatan Hari Cerebal Palsy Sedunia yang diselenggarakan oleh Wahana Keluarga Cerebral Palsy (WKCP) yang didukung oleh Manajemen Jogja City Mall. Akan dilaksanakan oleh WKCP pada Hari Minggu, tanggal 23 Oktober 2016, Pukul 10.00 di Hall Upper Ground Jogja City Mall dengan menghadirkan Pembicara Talkshow Bapak dr. Anung Budi Satriadi, SpOT (K), seorang dokter orthopedi pediatrik di Rumah Sakit Orthopedi Prof.DR.R. Soeharso Surakarta dan dimoderatori oleh Bapak Dr. Bambang Trisnowiyanto, S.Pd.,SKM., M.Or. Kemudian dilanjutkan dengan Launching WKCP Youth yang diwakili oleh Safrina Rovasita, M.Pd., seorng guru dan juga penyandang Cerebral Palsy.





